Gebyar Syar’i UKM PI Inkadha, Tekankan Implementasi Nilai Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan Sosial

Sumenep — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengembangan Intelektual (PI) Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) menggelar kegiatan Gebyar Syar’i pada Selasa (7/1/2026) pukul 11.00 WIB, bertempat di Kampus INKADHA Blok B Lantai 2.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Implementasi Nilai Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan Sosial”. Gebyar Syar’i menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memahami Isra’ Mi’raj tidak hanya sebagai peristiwa historis, tetapi sebagai sumber nilai spiritual dan sosial yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan pemateri utama Tola’ Iraksa yang menekankan bahwa Isra’ Mi’raj memiliki peran penting dalam pembentukan karakter individu dan kesadaran sosial mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa shalat sebagai inti dari peristiwa Isra’ Mi’raj tidak berhenti pada aspek ritual, melainkan menjadi fondasi akhlak, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial.
“Shalat bukan hanya hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan, tetapi juga melatih kedisiplinan, kejujuran, dan kepedulian sosial yang harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif dengan dipandu oleh Herlina A. H. selaku moderator. Selain sesi pemaparan materi dan diskusi, acara juga dimeriahkan dengan penampilan Al-Banjari INKADHA yang melantunkan shalawat, sehingga menambah nuansa religius dan kekhusyukan kegiatan.
Baca Juga: Latihan Bersama UKM Rakyat Taresna, Teguhkan Nilai Seni dan Proses Kebudayaan
Ketua Umum UKM Pengembangan Intelektual INKADHA, Candra Firnanda Ahmad Tufaily, menyampaikan bahwa Gebyar Syar’i merupakan bagian dari komitmen UKM PI dalam mengintegrasikan pengembangan intelektual dan spiritual mahasiswa.
“Kami berharap Gebyar Syar’i tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial dalam kehidupan kampus maupun masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Presiden Mahasiswa INKADHA, Maulana Wildan, yang menilai Gebyar Syar’i sebagai kegiatan positif dan bernilai edukatif.
“Saya mengapresiasi UKM PI INKADHA yang konsisten menghadirkan kegiatan religius dan intelektual. Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepekaan sosial,” ujarnya.
Melalui Gebyar Syar’i ini, UKM PI INKADHA berharap mahasiswa mampu menginternalisasi nilai-nilai Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta pribadi yang religius, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi lingkungan kampus serta masyarakat luas.