Methaporia Gathering HMPI-MPI: Menyatukan Langkah, Menguatkan Arah Kepemimpinan Mahasiswa MPI

Himpunan Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (HMPI-MPI) menyelenggarakan kegiatan Methaporia Gathering pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Pantai Badur. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), pengurus HMP, serta dosen sebagai bentuk penguatan kebersamaan dan soliditas antar sivitas akademika MPI.
Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan opening ceremonial sebagai penanda resmi dibukanya kegiatan. Setelah itu, peserta mengikuti agenda jalan-jalan santai atau tadabbur alam pantai, yang dimaknai sebagai upaya merefleksikan nilai kebersamaan dan kepekaan terhadap lingkungan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ishoma sebelum memasuki sesi Kajian ke-MPI-an yang menjadi ruang diskusi dan penguatan identitas keilmuan Manajemen Pendidikan Islam.
Dalam sambutannya, Ketua HMP MPI, Agil Munawar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis bagi keberlanjutan organisasi mahasiswa.
Menurutnya, “Methaporia Gathering ini kami rancang sebagai langkah awal untuk merekatkan sesama mahasiswa MPI, agar tumbuh rasa memiliki dan semangat kebersamaan dalam satu rumah besar HMP.”
Lebih lanjut, Agil Munawar menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan menyatukan arah dan tujuan organisasi. “Kami ingin HMP benar-benar menjadi media pembelajaran, tempat menempa diri, karakter, dan kepemimpinan mahasiswa agar kelak mampu menjadi organisatoris yang handal dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga: INKADHA Bentuk UKM Olahraga, Perkuat Pengembangan Minat dan Prestasi Mahasiswa

Sementara itu, sambutan Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam yang diwakili oleh Fawaid Zaini, M.Pd., yang akrab disapa Cak Zain, menekankan bahwa Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) merupakan ruang strategis dalam proses pendewasaan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa “HMP adalah ruang untuk menempa diri agar mahasiswa dewasa dalam berorganisasi, sekaligus menjadi laboratorium mini untuk mempraktikkan hasil pembelajaran mata kuliah manajemen dalam wujud nyata.”
Selain itu, Cak Zain juga memberikan pesan reflektif tentang kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa “menjadi pemimpin tidak cukup hanya bermodal tampan dan kaya, tetapi harus dibekali kesabaran, kesiapan untuk selalu hadir bagi anggota, serta kemampuan menjadi pemimpin yang dicintai.” Menurutnya, pemimpin yang dicintai adalah mereka yang “keberadaannya menjadi motivasi dan ketiadaannya menjadi inspirasi.”
sesi kajian sebagai pemateri adalah ketua prodi MPI, Bapak Musayyidi, M.Pd.I selama 2 jam, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan (game) yang bertujuan mempererat kekompakan antar peserta. Menjelang sore hari, peserta melaksanakan ishoma ashar, kemudian dilanjutkan dengan penutupan kegiatan. Sebagai penutup kebersamaan, acara diakhiri dengan bakar-bakar ikan yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Seluruh rangkaian Methaporia Gathering resmi berakhir pada pukul 15.30 WIB.
Melalui kegiatan Methaporia Gathering ini, HMPI-MPI diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan, menumbuhkan kesadaran berorganisasi yang matang, serta menjadikan HMP sebagai wadah strategis dalam pengembangan kepemimpinan dan kapasitas diri mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam.