FGD KKNI 2026: Mahasiswa INKADHA Berbagi Pengalaman dan Penguatan Kapasitas di KL City Center

Kuala Lumpur, 23 Mei 2026 – Setelah sepekan penuh menjalani aktivitas pengabdian di masing-masing sanggar, peserta KKN Internasional 2026 Institut Kariman Wirayudha Sumenep bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melaksanakan Forum Grup Discussion (FGD) di Kuala Lumpur City Center, tepatnya di taman Twin Tower Petronas.
FGD dimulai pukul 10.00 waktu setempat, mempertemukan seluruh peserta dari lima kelompok sanggar bimbingan. Kegiatan ini menjadi wadah terbuka bagi mahasiswa untuk berbagi pengalaman, menyampaikan kendala, serta menerima arahan langsung dari DPL dan pimpinan kampus.
Dalam diskusi, mahasiswa menceritakan kondisi sosial dan lingkungan di masing-masing sanggar, serta aktivitas yang telah mereka lakukan, mulai dari pembelajaran anak-anak pekerja migran hingga keterlibatan dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian dan shalawatan. Semangat peserta tampak jelas ketika mereka berbagi cerita dan refleksi.
Hasil FGD menunjukkan bahwa tidak ada kendala serius dalam pekan pertama. Mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik dan menjalin koordinasi dengan penanggung jawab sanggar. Kendala teknis yang muncul, seperti konversi mata uang rupiah ke ringgit, segera diatasi dengan bantuan penanggung jawab dan DPL, bahkan sebagian mahasiswa langsung menukarkan uang di money changer sekitar Twin Tower Petronas.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun 2026 Klik Di Sini
FGD ditutup dengan pesan dan arahan dari Rektor INKADHA, Zainollah, M.Pd, yang menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana evaluasi awal sekaligus peningkatan kapasitas mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa KKN Internasional bukan hanya pengabdian, tetapi juga kesempatan untuk mengasah keterampilan adaptasi, komunikasi lintas budaya, dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung kegiatan akademik.
“Kegiatan ini kami rancang tidak hanya untuk memastikan pengabdian berjalan baik, tetapi juga untuk melatih penguasaan mahasiswa terhadap perkembangan teknologi. Sebagai generasi berwawasan global, mahasiswa harus mampu memanfaatkan aplikasi dan perangkat digital untuk mobilisasi, koordinasi, dan dokumentasi kegiatan di kancah internasional,” ujar Rektor.
Dengan arahan tersebut, FGD menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkuat kapasitas diri, baik dalam aspek sosial maupun teknologi, sehingga pelaksanaan KKN Internasional 2026 dapat berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi komunitas migran Indonesia di Malaysia