HMP PIAUD Gelar Pelatihan Pembuatan APE dari Barang Bekas

SUMENEP — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMP PIAUD) Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari Barang Bekas pada Sabtu (08/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PIAUD dan guru PAUD sebagai upaya meningkatkan kreativitas serta kompetensi pendidik dalam menghadirkan media pembelajaran yang inovatif dan ramah lingkungan.
Pelatihan tersebut mengusung tema “Mengolah Limbah Menjadi Edukasi Kreatif bagi Guru dan Mahasiswa PIAUD”. Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif, diawali dengan penyampaian materi konseptual mengenai APE, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan alat permainan edukatif berbasis barang bekas yang aman dan aplikatif untuk anak usia dini.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi PIAUD INKADHA, perwakilan Senat Mahasiswa, serta Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) INKADHA sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan akademik dan pengembangan kreativitas mahasiswa.
Ketua Program Studi PIAUD INKADHA, Ali Rahmat, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut dan menilai kegiatan ini relevan dengan kebutuhan calon pendidik PAUD di era pembelajaran kreatif.
“Pelatihan ini sangat penting bagi mahasiswa PIAUD. Mereka tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan praktis dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Dewan Eksekutif Mahasiswa INKADHA, Maulana Wildan, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi positif antar organisasi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya mahasiswa.
“DEMA INKADHA mendukung penuh kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan kapasitas mahasiswa. Pelatihan ini menunjukkan bahwa kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dalam dunia pendidikan,” tegasnya.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun 2026 Klik Di sini
Sementara itu, Ketua HMP PIAUD INKADHA, Nadia Roudhatul Jannah, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen HMP PIAUD dalam menghadirkan program kerja yang aplikatif dan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa PIAUD dan guru PAUD untuk menciptakan alat permainan edukatif yang sederhana, terjangkau, namun bermakna bagi perkembangan anak,” ungkapnya.
Pelatihan ini menghadirkan Sri Ika Yuni Wisdiyastutik, S.Pd sebagai pemateri. Ia menekankan bahwa pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran merupakan alternatif inovatif yang tidak hanya ekonomis, tetapi juga mampu menstimulasi perkembangan motorik, kognitif, dan kreativitas anak usia dini.
Melalui kegiatan ini, HMP PIAUD INKADHA berharap peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam proses pembelajaran, serta terus berinovasi dalam menciptakan media edukatif yang kreatif, aman, dan berkelanjutan guna mendukung kualitas pendidikan anak usia dini.