INKADHA Bersholawat, Tutup Rangkaian Dies Natalis ke-18 dan Peringatan Hari Santri 2026

INKADHA — Lantunan shalawat menggema di halaman Pondok Pesantren Al-karimiyyah, Rabu malam (21/10/2026), menghadirkan suasana khidmat dalam gelaran INKADHA Bersholawat. Kegiatan ini menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Dies Natalis ke-18 INKADHA dan Peringatan Hari Santri Nasional 2026. Acara tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyyah beserta Dewan Pengasuh, civitas akademika, dosen, mahasiswa, serta para pemenang lomba INKADHA Fest 2026.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan shalawat yang dipimpin Majelis Shalawat Syubbanul Karim. Suasana semakin khidmat saat memasuki seremoni penutupan yang ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars INKADHA, dan Mars Hari Santri, dilanjutkan dengan shalawat qiyam. Acara kemudian berlanjut pada sambutan, tausiyah, pembagian hadiah kepada para pemenang INKADHA Fest 2026, serta penampilan yang menambah semarak suasana malam itu..jpg)
Ketua Pelaksana, Moh. Nurul Fauzi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian INKADHA Fest 2026 dapat terlaksana berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Ia mengapresiasi kontribusi panitia, mahasiswa, dan masyarakat yang turut menyukseskan seluruh agenda peringatan tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Dies Natalis ke-18 dan Hari Santri 2026 dapat terselenggara dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, mahasiswa, serta masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini.” ujar Fauzi.
Rektor INKADHA, Zainollah, M.Pd., turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan. Ia menegaskan bahwa INKADHA terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperluas kiprahnya di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi seluruh panitia serta mahasiswa yang telah menyukseskan rangkaian Dies Natalis ke-18 ini. INKADHA terus berupaya meningkatkan daya saing melalui berbagai program, termasuk KKN Internasional serta pengembangan riset dan publikasi ilmiah,” ungkap Zainollah.
Memasuki sesi tausiyah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si., menyampaikan pesan keagamaan tentang pentingnya menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan perkembangan riset dengan nilai-nilai keislaman serta akhlakul karimah. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa dan santri agar mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi dan nilai-nilai pesantren.
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang INKADHA Fest 2026 sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi mereka dalam berbagai perlombaan. Suasana semakin semarak dengan penampilan yang disuguhkan sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama.

Presiden Mahasiswa INKADHA, Maulana Wildan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya rangkaian Dies Natalis ke-18 dan Hari Santri Nasional 2026. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan, mengingat kegiatan ini merupakan peringatan Dies Natalis perdana sepanjang perjalanan INKADHA.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dan memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan. Semoga ini menjadi evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depannya,” ujar Wildan.
Melalui INKADHA Bersholawat, peringatan Dies Natalis ke-18 dan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan terhadap shalawat, serta memperkuat komitmen INKADHA dalam menjaga tradisi pesantren dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.